Archive for the ‘Pendidikan’ Category

Pindang Patin

 Pindang Ikan Patin merupakan salah satu masakan khas Sumatera Selatan. Dalam pertemuan rutin Dharmayukti Karini Cabang Sumsel tanggal 26 Mei lalu, Ibu Maryamah dari PTA Palembang membagikan resep serta menjual hasil masakannya kepada para anggota.  Berikut ini adalah resep memasak Pindang Patin agar lezat dan tidak amis :

    • Siapkan 1 kg ikan patin, hilangkan urat2 putih dan darah hitam yg menempel,  cuci bersih, potong2x, lumuri dgn 1 sdm air jeruk nipis ± 15 menit, tiriskan.

  • Memarkan : 6 buah cabe merah, 3 batang serai, 5 cm jahe,  5 cm lengkuas
  • Haluskan : Jahe, garam, kunyit, 5 bawang merah, 2 siung bawang putih, trasi, asam jawa
  • Campurkan bumbu halus dan potongan ikan patin ke dalam air, masak hingga mendidih.
  • Cemplungkan : daun bawang, kemangi, tomat, nanas, boleh ditambah bawang bombai dan cabe rawit.

Selamat mencoba !

Tentang Zakat

Selain berbagi resep masakan, mengguncang arisan, dan mendengarkan pengarahan dari Ketua Daerah dan Ketua Cabang, pertemuan rutin Dharmayukti Karini Cab Sumsel yang diselenggarakan di Pengadilan Tinggi Agama Palembang 26 Mei 2011, juga diisi dengan sosialisasi tentang  zakat,  baik  zakat amal , zakat harta , zakat perniangan dan lain- lain.

Pengetahuan tentang zakat ini disampaikan oleh Yayasan DSIM (Dompet Sosial Insan Mulia), untuk mengenal lebih dalam mengenai DSIM, silahkan kunjungi  http://www.dsim.or.id

PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING)

Pemanasan Global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi.   Pemanasan Global disebabkan diantaranya oleh “Greenhouse Effect” atau yang kita kenal dengan EFEK RUMAH KACA. Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer

Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya.

Istilah efek rumah kaca, diambil dari cara tanam yang digunakan para petani di daerah iklim sedang (negara yang memiliki empat musim). Para petani biasa menanam sayuran atau bunga di dalam rumah kaca untuk menjaga suhu ruangan tetap hangat. Kenapa menggunakan kaca/bahan yang bening? Karena sifat materinya yang dapat tertembus sinar matahari. Dari sinar yang masuk tersebut, akan dipantulkan kembali oleh benda/permukaan dalam rumah kaca, ketika dipantulkan sinar itu berubah menjadi energi panas yang berupa sinar inframerah, selanjutnya energi panas tersebut terperangkap dalam rumah kaca. Demikian pula halnya salah satu fungsi atmosfer bumi kita seperti rumah kaca tersebut.

Pemanasan global (Global Warming) memberi dampak pada berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk pada bidang kesehatan

Pada perubahan cuaca dan lautan dapat berupa peningkatan temperatur secara global (panas) yang dapat mengakibatkan munculnya penyakit-penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stroke) dan kematian, terutama pada orang tua, anak-anak dan penyakit kronis. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. Perubahan cuaca yang ekstrem dan peningkatan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub utara dapat menyebabkan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan bencana alam (banjir, badai dan kebakaran) dan kematian akibat trauma. Timbulnya bencana alam biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ke tempat-tempat pengungsian dimana sering muncul penyakit, seperti: diare, malnutrisi, defisiensi mikronutrien, trauma psikologis, penyakit kulit, dan lain-lain.

Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (Waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vector-borne diseases). Mengapa hal ini bisa terjadi? Kita ambil contoh meningkatnya kejadian Demam Berdarah. Nyamuk Aedes aegypti sebagai vektor penyakit ini memiliki pola hidup dan berkembang biak pada daerah panas. Hal itulah yang menyebabkan penyakit ini banyak berkembang di daerah perkotaan yang panas dibandingkan dengan daerah pegunungan yang dingin. Namun dengan terjadinya Global Warming, dimana terjadi pemanasan secara global, maka daerah pegunungan pun mulai meningkat suhunya sehingga memberikan ruang (ekosistem) baru untuk nyamuk ini berkembang biak.

Degradasi Lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga berkontribusi pada waterborne diseases dan vector-borne disease. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi terhadap penyakit-penyakit saluran pernafasan seperti asma, alergi, coccidiodomycosis, penyakit jantung dan paru kronis, dan lain-lain.

Adapun pencegahan dari pada pemanasan Global tersebut dapat kita mulai dengan :

1.  Hemat air jg mencegah pemanasan.

2. Ganti lampu pijar biasa dengan lampu CFL (Compact     Fluorescent Light Bulbs) yang lebih hemat energi, dengan usaha kita tersebut dapat  menghemat energi berarti mengurangi jumlah energi yang harus disediakan PLN setiap harinya, yang berarti mengurangi juga aktifitas yang dilakukan PLN untuk menyediakan energi

3.   Hemat listrik dengan mematikan lampu yang tidak dipakai (ikutin program pemerintah yang matikan 3 lampu dari jam17-22)

4.     Biasakan buang sampah pada tempatnya

5.     Memakai kendaraan umum

6. Mengurangi frekuensi pemakaian kendaraan bermotor yang sifatnya perorangan. Jadi apabila kita ada kendaraan  kalau bisa temen-temen nya ditebengin juga, biar mereka tidak memakai kendaraan pribadinya dan sekalian beramal

7.    Tumbuhkan kesadaran akan pentingnya tanaman. Dapat dimulai dengan membeli tanaman hias untuk dirawat yang akhirnya (moga2) kita sendiri akan membuat taman didepan / belakang / di loteng (tempat jemuran) rumah kita untuk menanam pohon.

8.     Kurangi sampah plastik. Contohnya, kalau beli sedikit barang, cukup kita pegang saja tanpa perlu dimasukkan ke plastik. Misalnya beli permen satu bungkus tidak perlu sampai meminta kantong kresek, langsung dimasukkan ke kantong kan lebih praktis…

9. Membuang air jgn sembarangan, jgn asal siram, kalau bisa siramlah ke tanaman terdekat Anda…

Dengan pengetahuan yang baru kita baca ini di harapkan kita mulai menyadari kesalahan –kesalahan kita dan mulai menjaga bumi yang kita cintai ini yang semakin hari semakin tua untuk dapat dipergunakan untuk anak dan cucu kita kelaknya……

Tampil Cantik bersama RISTRA

Agar tampil lebih cantik dan percaya diri, Ibu-Ibu Dharmayukti Karini Cabang Sumsel dengan seksama belajar merias wajah bersama Ristra Cosmetic. Kegiatan ini merupakan salah satu pengisi acara dalam Pertemuan Rutin yang diadakan 22 Maret 2011 lalu di Pengadilan Tinggi Agama Sumsel.

Seperti biasa acara didahului dengan Doa, Menyanyikan Himne dan Mars Dharmayukti Karini, dilanjutkan dengan sambutan oleh Tuan Rumah, Sambutan Ketua Daerah dan Laporan-laporan dari para Pengurus Cabang.

Pertemuan Rutin selanjutnya akan diselenggarakan pada bulan April 2011 bertempat di Pengadilan Tinggi Sumsel, yang rencananya akan diisi dengan kegiatan Sosialisasi  Bulletin Dharmayukti Karini. Dan  sesuai kesepakatan bersama  bahwa bagi Ibu-ibu yang memperoleh arisan pada hari itu, maka akan mendapatkan giliran tugas sebagai Pembawa Acara, Pembaca Doa dan Pemimpin Lagu untuk pertemuan berikutnya. Ibu Neva, Ibu Suswati dan Ibu Yuni adalah Ibu-Ibu yang akan bertugas pada pertemuan mendatang.

ARISAN CABANG DHARMAYUKTI KARINI SUMATERA SELATAN

Pada hari Senin, tanggal 28 Februari 2011 bertempat di Pengadilan Tinggi Palembang diadakan Arisan Cabang Dharmayukti Karini Sumatera Selatan. Acara dihadiri para anggota yang terdiri dari Ibu-Ibu Pengadilan Tinggi Palembang dan Ibu-Ibu Pengadilan Tinggi Agama Palembang.

Acara dibuka oleh Pembawa Acara, Ny. Yuni Artika Sari, kemudian dilanjutkan dengan Sambutan Tuan Rumah oleh Ibu Pandamaran Simanjutak, dilanjutkan dengan Sambutan Ketua Cabang, Ny. Komalawati Mukhsin. 

Selain Laporan Bendahara, Sekretaris, Seksi Organisasi, Seksi Pendidikan, Seksi Ekonomi dan Seksi Sosial Budaya, dalam acara tersebut juga diadakan ketrampilan merangkai bunga dari kertas Kraf , meskipun berbahan dasar murah namun hasilnya cukup  indah, latihan ketrampilan ini dipandu oleh Ibu M. Khusna Pujiono.

Dengan membuat ketrampilan bersama diharapkan rasa persatuan dan kesatuan anggota semakin meningkat, dan ilmu tersebut dapat ditularkan kepada anak-anak maupun handai taulan.

Pada akhir acara, dilakukan pengguncangan arisan dan pengundian doorprise , kemudian diakhiri dengan do`a dan makan bersama…

Manfaat Dongeng Untuk Anak-Anak

Anak-anak yang sering didongengi biasanya tumbuh menjadi anak yang lebih pandai, lebih tenang, lebih terbuka, dan lebih seimbang jika dibandingkan dengan anak-anak yang tidak didongengi dan anak – anak dapat mengemukakan bahwa imajinasi, perbendaharaan kata, daya ingat, dan cara berbicara, berkembang sesuai dengan kesan-kesan pendengaran dan pengamatan yang diterima anak melalui dongeng,  jadi dari kutipan diatas dapat juga kita simpulkan manfaat dari dongeng tersebut :

Pertama, anak dapat mengasah daya pikir dan imajinasinya. Hal yang belum tentu dapat terpenuhi bila anak hanya menonton dari televisi. Anak dapat membentuk visualisasinya sendiri dari cerita yang didengarkan. Ia dapat membayangkan seperti apa tokoh-tokoh maupun situasi yang muncul dari dongeng tersebut. Lama-kelamaan anak dapat melatih kreativitas dengan cara ini.

Kedua, cerita atau dongeng merupakan media yang efektif untuk menanamkan berbagai nilai dan etika kepada anak, bahkan untuk menumbuhkan rasa empati. Misalnya nilai-nilai kejujuran, rendah hati, kesetiakawanan, kerja keras, maupun tentang berbagai kebiasaan sehari-hari seprti pentingnya makan sayur dan menggosok gigi. Anak juga diharapkan dapat lebih mudah menyerap berbagai nilai tersebut karena  tidak bersikap memerintah atau menggurui, sebaliknya para tokoh cerita dalam dongeng tersebutlah yang diharapkan menjadi contoh atau teladan bagi anak.

Ketiga, dongeng dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan minat baca anak. Setelah tertarik pada berbagai dongeng yang diceritakan , anak – anak diharapkan mulai menumbuhkan ketertarikannya pada buku. Diawali dengan buku-buku dongeng yang kerap didengarnya, kemudian meluas pada buku-buku lain seperti buku pengetahuan, sains, agama, dan sebagainya.

Keberhasilan suatu dongeng tidak saja ditentukan oleh daya rangsang imajinatifnya, tapi juga kesadaran dan kemampuan pendongeng untuk menyajikannya secara menarik. Dan juga tidak ada batasan usia yang ketat mengenai kapan sebaiknya anak dapat mulai diberi dongeng

Pertemuan Daerah di Lubuk Linggau

Pertemuan Dharmayukti Karini se Provinsi Sumatera Selatan ini berlokasi di Lubuk Linggau , dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2011.

Acara diawali dengan berdoa bersama, menyanyikan Mars dan Himne Dharmayukti Karini, kemudian dilanjutkan dengan  pengarahan dari Bapak Pelindung (Ketua Pengadilan Tinggi Palembang/Bpk. H. Sugeng Achmad Yudhi, SH),  pengarahan  oleh Ketua Daerah (Ny. Hj. Umi Kulsum S.A.Yudhi) dan Sambutan oleh Tuan Rumah (Ketua Dharmayukti Karini Cabang Lubuk Linggau).

Ditengah acara para peserta mendapatkan tambahan ilmu tentang “seluk beluk kepemimpinan”, yang dipaparkan oleh Ny. Masriati ,  SH,  beliau adalah anggota Dharmayukti Karini yang berkarir sebagai hakim pada Pengadilan Negeri Lubuk Linggau.

Di tengah acara, para peserta mendapatkan tambahan ilmu tentang “seluk beluk kepemimpinan” ,  pemaparan disampaikan oleh Ny.     , SH , beliau adalah hakim wanita pada Pengadilan Negeri Lubuk Linggau.

Sambil menikmati hidangan snack dan makan siang, acara diisi dengan pengundian arisan dan pembagian doorprize. Salah satu yang beruntung  adalah anggota Dharmayukti Karini dari Cabang Kota Palembang yang  pada kesempatan tersebut mendapatkan sebuah televisi…