Archive for the ‘Pendidikan’ Category

Perdagangan Manusia ( Human Trafficking )

Ada beberapa hal yang dapat dikategorikan sebagai perdagangan manusia, seperti bekerja tanpa dibayar, dan yang paling populer adalah eksploitasi seksual. Biasanya anak atau perempuan dijanjikan pekerjaan tertentu, tetapi akhirnya mereka malah dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial.

Penculikan anak melalui situs jejaring sosial yang terjadi akhir-akhir ini juga bisa memicu perdagangan anak. Oleh karena itu, perkembangan teknologi seharusnya diiringi dengan pemahaman yang cukup mengenai baik-buruknya.

Gambar

Melihat fakta semacam itu, tidak mengherankan bila Prof Irwanto, Ketua ECPAT Affiliate Group of Indonesia, mengatakan bahwa penyebab utama dari adanya perdagangan anak dan perempuan ini adalah tingkat pendidikan yang rendah.

Di Indonesia, pendidikan yang cenderung rendah membuat anak susah untuk mengatakan “tidak”. Orangtua yang berpendidikan rendah, ditambah dengan desakan ekonomi, membuat mereka bersedia melakukan apa saja untuk meningkatkan taraf hidupnya. Termasuk, “menjual” anak mereka sendiri.

Untuk menanggulangi masalah perdagangan anak dan perempuan ini, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan:

1. Memberi pengetahuan
Untuk dapat mencegah masalah ini, perlu diadakan penyuluhan dan sosialisasi masalah kepada masyarakat. Dengan sosialisasi secara terus-menerus, masyarakat akan mengetahui bahayanya masalah ini, dan bagaimana solusinya.

Pendidikan tentu saja tidak hanya diberikan kepada masyarakat menengah atas. Yang paling penting adalah masyarakat kelas bawah. Mengapa? Karena perdagangan manusia banyak terjadi pada masyarakat dengan kelas pendidikan yang cukup rendah. Pendidikan harus diberikan dengan bahasa yang lebih mudah dimengerti oleh semua lapisan masyarakat.

2. Memberitahu orang lain
Ketika kita telah mengetahui masalah ini dan bagaimana solusinya, tetapi tidak memberitahu orang lain, permasalahan ini tidak akan selesai.

Sebagai orang yang telah mengetahuinya, maka menjadi kewajiban Anda untuk menyampaikan apa yang terjadi pada orang lain, khususnya yang Anda anggap berpotensi mengalami perdagangan manusia. Sebab, orang yang tidak mengetahui adanya permasalahan ini tidak menyadari bahwa hal ini mungkin telah terjadi pada orang-orang di sekitar kita.

3. Berperan aktif untuk mencegah
Setelah mengetahui dan mencoba memberitahu orang lain, Anda juga dapat berperan aktif untuk menanggulangi permasalahan ini. Berperan aktif tersebut dapat dilakukan dengan cara melaporkan kasus yang Anda ketahui kepada yang berwajib.

Anda juga bisa mengarahkan anak, keponakan, atau anak muda lain yang gemar beraktivitas di situs jejaring sosial untuk lebih berhati-hati dalam berteman, misalnya. Yang Anda lakukan mungkin hanya sesuatu yang kecil, tetapi bila semua orang tergerak untuk turut melakukannya, bukan tak mungkin masalah yang berkepanjangan ini akan teratasi.

Melalui program kerja Bidang Pendidikan, Dharmayukti Karini mengajak para anggota untuk peduli dan mewaspadai kegiatan “trafficking” di sekitar kita.

Ref:

http://female.kompas.com/read/2010/07/29/09450559/3.Cara.Mencegah.Human.Trafficking.

Iklan

Dukung Kegiatan 4 R

Sampah merupakan salah satu masalah dalam kehidupan, karena sampah yang tidak dikelola dengan benar akan menimbulkan bau tidak sedap, bisa mengeluarkan gas beracun, menyebabkan polusi udara/menyebabkan sesak napas bila dibakar, menyebabkan banjir bila dibuang di sembarang tempat, merusak keindahan pemandangan, mencemari  tanah, air dan udara, mempercepat penyebaran penyakit, seperti tifus, diare, kolera, dan lain-lain.

Melalui program kerja bidang sosial budaya, Dharmayukti Karini mengajak para anggota dimanapun berada untuk turut serta menciptakan  lingkungan hidup sehat,  dengan mendukung kegiatan 4 R, yaitu :

1. Reduce (mengurangi), artinya  mengurangi penggunaan/pembelian bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan, seperti plastik, sterofoam, mika, dan lain-lain.

Contoh tindakan yang bisa kita lakukan adalah :

–       Mengurangi penggunaan kantong plastik, misalnya pada saat belanja bawalah keranjang belanja dari rumah.

–       Mengurangi penggunaan sterofoam, misalnya pada saat membeli makanan(bubur, gado-gado dll), bawalah mangkuk/rantang/wadah dari rumah apabila makanan tidak di makan di tempat.

–       Mengurangi penggunaan kertas, misalnya pada waktu mengambil uang di ATM tidak perlu mencetak jumlah saldo dengan  kertas, jumlah saldo  cukup dilihat di layar ATM.

–       Mengurangi penggunaan kertas juga dapat dilakukan untuk perincian data penggunaan telepon, data tagihan kartu kredit, penawaran promosi, cukup dilihat melalui email.

2. Reuse (pemakaian kembali), artinya menggunakan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai.

Contoh tindakan yang bisa kita lakukan adalah :

–       Memberikan barang-barang bekas yang masih layak pakai seperti pakaian bayi, pakaian anak, pakaian dewasa,  selimut, sprei, payung, topi, alat memasak dan barang  pantas pakai lainnya kepada  adik, saudara, tetangga, atau orang lain yang lebih membutuhkan.

–       Memanfaatkan kaleng bekas untuk pot tanaman, tempat pensil, mainan anak-anak, hiasan dinding/kerajinan tangan  dll

–       Memberikan kantong plastik bekas belanja yg masih layak pakai  kepada penjual sayur di pasar utk dipakai kembali.

–       Menggunakan botol plastik bekas sebagai pengganti polly back untuk menanam bibit tumbuhan

3. Recycle (mendaur ulang), artinya menggunakan kembali sampah organik maupun non organik menjadi barang yang bermanfaat.

Contoh tindakan yang bisa kita lakukan adalah :

–       Membuat  kartu ucapan, kartu undangan, kertas sampul dari kertas-kertas sisa pakai.

–       Membuat pupuk organik/kompos dari sampah-sampah basah seperti daun-daunan, kotoran hewan dll.

–       Membuat tas atau tikar  dari jalinan kertas bungkus rokok.

–          Membuat ketrampilan tangan/handycraft (hiasan dinding, vas bunga, perabotan rumah) dari kaleng bekas, botol bekas, kardus bekas, ban bekas, sterofoam bekas, dan lain-lain.

–          Membuat taplak meja, sarung bantal, sprei, keset dll dari kain perca.

4. Replace  (mengganti),  artinya  mengganti barang-barang kebutuhan sehari-hari yang sulit musnahkan, dengan barang-barang yang lebih ramah lingkungan.

Contoh tindakan yang bisa kita lakukan adalah :

–          Mengganti kantong plastik yang kita gunakan sehari-hari dengan papperbag/kantong kertas.

–          Mengganti kertas pembungkus nasi dengan daun pisang.

–          Mengganti pot tanaman dari plastik dengan pot tanaman dari tanah liat.

(oleh : amifta)

 

Lomba Pidato Dharmayukti Karini Se Sumsel

Melalui kegiatan Silaturrohim Dharmayukti Karini se Sumatra Selatan, diadakan lomba pidato yang diikuti oleh anggota Dharmayukti Karini Cabang se Sumsel.  Peserta boleh memilih tema sesuai dengan 4 pilihan tema yang telah ditetapkan, yaitu  Peran Anggota Dharmayukti Karini dalam kegiatan Organisasi, Pendidikan, Ekonomi atau Sosial Budaya.

Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 08 Juni 2012, bertempat di Gedung Perjuangan Wanita, Jln. Kapten A Rivai No 33 Palembang. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Himne dan Mars Dharmayukti Karini, dilanjutkan dengan pembacaan doa, sambutan dari Bapak Pelindung Daerah, H. Sugeng Achmad Yudhi, SH , kemudian disusul sambutan dari Ibu Ketua Daerah Ny. Hj Umi Kulsum SA Yudhi.

Sebagai Juri dalam Lomba Pidato ini adalah Ny. Hj. Aisyah Noermanan, Ny. Salmah B Ginting dan Ny. Hj. Ir Endang Panusunan Harahap.  Dan telah menetapkan tiga orang pemenang, juara pertama diraih oleh Yulianti,SH dari Cabang Baturaja, kemudian Juara dua diraih oleh Fatmayeni, SKom, dari Cabang SumSel dan sebagai Juara ketiga adalah Ny. Hj. Riyadho dari Cabang Kota Palembang.

Setelah penyerahan piala, acara ditutup dengan dengan pembagian arisan , doorprize , bazaar dan ramah tamah serta makan siang bersama.

Kriteria Lomba Pidato

ImageDalam rangka Pertemuan Rutin Dharmayukti Karini Se Sumatera Selatan, selain kegiatan Silaturohim, Pengarahan,  Arisan, Konsolidasi dan lain-lain,  akan diadakan pula kegiatan Lomba Pidato bagi para anggota Dharmayukti Karini se Sumatera Selatan.

 Adapun ketentuan Lomba Pidato sebagai berikut :

  1. Setiap Cabang mengikutsertakan 1 atau 2 orang anggota sebagai peserta lomba.
  2. Peserta adalah anggota Dharmayukti Karini di Sumatera Selatan
  3. Memilih salah satu tema yang telah ditentukan,  sbb :

i.      Peran Anggota Dharmayukti Karini dalam kegiatan  Organisasi

ii.      Peran Anggota Dharmayukti Karini  dalam kegiatan Pendidikan

iii.      Peran Anggota Dharmayukti Karini dalam kegiatan  Ekonomi

iv.      Peran Anggota Dharmayukti Karini dalam kegiatan  Sosial Budaya

4. Durasi pidato selama  5 menit

5. Tidak menggunakan teks.

6. Peserta mengenakan Seragam Organisasi Dharmayukti Karini  ( Resmi  atau Teratai )

7. Kriteria :

a. Penampilan  b. Kelancaran Berbicara c.Kesesuaian Tema  dan  Isi d. Ekspresi  & Gaya Berbicara e. Ketepatan Waktu

8. Melakukan Daftar Ulang pada hari H  (mengambil nomor urut tampil)

9. Akan ditetapkan 3 (tiga) orang pemenang , sebagai Juara 1, Juara 2,  dan Juara 3.

10. Lomba pidato akan dilaksanakan pada Hari Jum’at, 08 Juni 2012  Jam 08.00 sd selesai

bertempat Palembang  (kepastian lokasi  akan di beritahukan menyusul)

Poco-Poco Bersama

Meskipun diawali dengan hujan gerimis, tidak menurunkan semangat Ibu Ibu dalam berpoco-poco ria. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Pertemuan Rutin Dharmayukti Karini Se Sumatera Selatan, yang diadakan di halaman kantor Pengadilan Tinggi SumSel, Palembang.

 Seperti biasa,  kegiatan diawali dengan pengisian daftar hadir oleh seluruh peserta , kemudian dilanjutkan dengan berpoco-poco bersama.

 Acara dibuka oleh Pelindung Dharmayukti Karini Prov Sumsel,  Bapak H Sugeng Achmad Yudhi, SH sekaligus memberikan arahan dan bimbingan  kepada semua peserta.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 3 Februari 2012  ini dimeriahkan oleh Pagelaran Poco-Poco & Sajojo oleh 9 Cabang  Dharmayukti Karini Se Sumsel.

 Selain berpoco-poco bersama, kegiatan rutin seperti Pengarahan Ketua, Laporan Pengurus Daerah, Arisan, Bazar,  Pembagian Doorprise dan Ramah Tamah berjalan lancar.

PENYAKIT LUPUS,…APA ITU ??

Penyakit Lupus adalah penyakit kronis yang merusak sistem kekebalan tubuh (imunitas) dan memengaruhi berbagai macam jaringan, kulit, persendian, jantung, darah, ginjal, dan otak.
Penyakit lupus belum begitu dikenal luas di masyarakat Indonesia dan sampai saat ini penyakit lupus belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah meskipun diperkirakan jumlah penderita penyakit lupus terus bertambah.
Jenis Penyakit Lupus
Penyakit lupus ini memiliki tiga bentuk, yaitu Cutaneus Lupus, Systemic Lupus Erythematosus (SLE), dan Drug Induced Lupus (DIL). Cutaneus Lupus sering disebut discoid. Penyakit lupus ini mempengaruhi kulit. Systemic Lupus Erythematosus (SLE) menginfeksi organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, ginjal, jantung, hati, otak, dan syaraf. Drug Induced Lupus (DIL) terjadi karena penggunaan obat-obatan tertentu.
Penderita penyakit lupus sering disebut odipus (orang hidup dengan lupus). Para penderita penyakit lupus akan menghidari hal-hal yang mengakibatkan penyakitnya kambuh. Berikut ini hal-hal yang dihindari para odipus.
• Stres.
• Menjaga tubuh agar tidak terkena matahari secara langsung.
• Mengurangi beban kerja.
• Menghindari penggunaan obat tertentu.
Para penderita penyakit lupus dapat memeriksakaan diri ke dokter-dokter pemerhati penyakit lupus. Khususnya, dokter spesialis penyakit hematologi, rheumatologi, ginjal, hipertensi, alergi imunologi. Penyakit lupus dapat tertanggulangi dengan berobat dengan teratur dan minum obat teratur yang diberikan oleh dokter (biasanya, obat diminum seumur hidup) sehingga odipus dapat hidup layaknya orang normal.
Gejala Penyakit Lupus
Gejala-gejala penyakit lupus dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan, sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala penyakit lupus yang umum dijumpai adalah:
1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
2. Gejala umum penyakit lupus penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit lupus, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Penyakit Lupus.
4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit lupus ini
5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan
Penyakit Lupus bisa dicegah dengan:
1. Mengurangi kontak dengan sinar matahari
2. Menerapkan hidup sehat dan menghindarkan diri dari stres
3. Tidak merokok
4. Berolahraga secara teratur
5. Melakukan diet nutrisi
Penyebab Penyakit Lupus
Hingga saat ini penyebab Penyakit Lupus belum diketahui secara pasti. Ada beberapa kemungkinan penyebab penyakit lupus yaitu :
• Faktor lingkungan. Misalnya : infeksi, cahaya ultraviolet (matahari), stres dll.
• Faktor genetik. Kemungkinan penyakit lupus diturunkan sangatlah kecil.
• Faktor hormon. Belum diketahui jenis hormon penyebab penyakit lupus pada perempuan, tetapi risiko timbulnya penyakit lupus pada perempuan dewasa usia subur adalah delapan kali lebih tinggi dibanding laki-laki dewasa.
• Faktor sinar matahari. Diperkirakan sinar matahari yang memancarkan sinar ultraviolet dapat merangsang peningkatan hormon estrogen sehingga mempermudah terjadiya reaksi autoimmun. Teriknya sinar matahari merupakan salah satu faktor pencetus penyakit lupus.

APAKAH ASAM URAT ITU ??

Yang dimaksud dengan asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah.
Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.
Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.
Penderita asam urat setelah menjalani pengobatan yang tepat dapat diobati sehingga kadar asam urat dalam tubuhnya kembali normal. Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat, maka disarankan agar mengontrol makanan yang dikonsumsi sehingga dapat menghindari makanan yang banyak mengandung purin.
Adapun Gejala Asam Urat itu sendiri dapat berupa :
• Kesemutan dan linu
• Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
• Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan,
panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.

Solusi untuk dapat Mengatasi Asam Urat
• Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal.
Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0
hingga 7 untuk pria.
• Kontrol makanan yang dikonsumsi.
• Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita
dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.

Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)berupa :
• Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus,
paru dan otak.
• Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
• Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
• Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
• Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil
olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang
tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
• Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong,
asparagus, kembang kol, buncis.
• Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.
• Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir,
wiski, anggur, tape, tuak.

” SEMOGA INFORMASI INI BERMANFAAT…^_^ ”