Dukung Kegiatan 4 R

Sampah merupakan salah satu masalah dalam kehidupan, karena sampah yang tidak dikelola dengan benar akan menimbulkan bau tidak sedap, bisa mengeluarkan gas beracun, menyebabkan polusi udara/menyebabkan sesak napas bila dibakar, menyebabkan banjir bila dibuang di sembarang tempat, merusak keindahan pemandangan, mencemari  tanah, air dan udara, mempercepat penyebaran penyakit, seperti tifus, diare, kolera, dan lain-lain.

Melalui program kerja bidang sosial budaya, Dharmayukti Karini mengajak para anggota dimanapun berada untuk turut serta menciptakan  lingkungan hidup sehat,  dengan mendukung kegiatan 4 R, yaitu :

1. Reduce (mengurangi), artinya  mengurangi penggunaan/pembelian bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan, seperti plastik, sterofoam, mika, dan lain-lain.

Contoh tindakan yang bisa kita lakukan adalah :

–       Mengurangi penggunaan kantong plastik, misalnya pada saat belanja bawalah keranjang belanja dari rumah.

–       Mengurangi penggunaan sterofoam, misalnya pada saat membeli makanan(bubur, gado-gado dll), bawalah mangkuk/rantang/wadah dari rumah apabila makanan tidak di makan di tempat.

–       Mengurangi penggunaan kertas, misalnya pada waktu mengambil uang di ATM tidak perlu mencetak jumlah saldo dengan  kertas, jumlah saldo  cukup dilihat di layar ATM.

–       Mengurangi penggunaan kertas juga dapat dilakukan untuk perincian data penggunaan telepon, data tagihan kartu kredit, penawaran promosi, cukup dilihat melalui email.

2. Reuse (pemakaian kembali), artinya menggunakan kembali barang-barang yang sudah tidak terpakai.

Contoh tindakan yang bisa kita lakukan adalah :

–       Memberikan barang-barang bekas yang masih layak pakai seperti pakaian bayi, pakaian anak, pakaian dewasa,  selimut, sprei, payung, topi, alat memasak dan barang  pantas pakai lainnya kepada  adik, saudara, tetangga, atau orang lain yang lebih membutuhkan.

–       Memanfaatkan kaleng bekas untuk pot tanaman, tempat pensil, mainan anak-anak, hiasan dinding/kerajinan tangan  dll

–       Memberikan kantong plastik bekas belanja yg masih layak pakai  kepada penjual sayur di pasar utk dipakai kembali.

–       Menggunakan botol plastik bekas sebagai pengganti polly back untuk menanam bibit tumbuhan

3. Recycle (mendaur ulang), artinya menggunakan kembali sampah organik maupun non organik menjadi barang yang bermanfaat.

Contoh tindakan yang bisa kita lakukan adalah :

–       Membuat  kartu ucapan, kartu undangan, kertas sampul dari kertas-kertas sisa pakai.

–       Membuat pupuk organik/kompos dari sampah-sampah basah seperti daun-daunan, kotoran hewan dll.

–       Membuat tas atau tikar  dari jalinan kertas bungkus rokok.

–          Membuat ketrampilan tangan/handycraft (hiasan dinding, vas bunga, perabotan rumah) dari kaleng bekas, botol bekas, kardus bekas, ban bekas, sterofoam bekas, dan lain-lain.

–          Membuat taplak meja, sarung bantal, sprei, keset dll dari kain perca.

4. Replace  (mengganti),  artinya  mengganti barang-barang kebutuhan sehari-hari yang sulit musnahkan, dengan barang-barang yang lebih ramah lingkungan.

Contoh tindakan yang bisa kita lakukan adalah :

–          Mengganti kantong plastik yang kita gunakan sehari-hari dengan papperbag/kantong kertas.

–          Mengganti kertas pembungkus nasi dengan daun pisang.

–          Mengganti pot tanaman dari plastik dengan pot tanaman dari tanah liat.

(oleh : amifta)

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: