Archive for November, 2011

PENYAKIT LUPUS,…APA ITU ??

Penyakit Lupus adalah penyakit kronis yang merusak sistem kekebalan tubuh (imunitas) dan memengaruhi berbagai macam jaringan, kulit, persendian, jantung, darah, ginjal, dan otak.
Penyakit lupus belum begitu dikenal luas di masyarakat Indonesia dan sampai saat ini penyakit lupus belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah meskipun diperkirakan jumlah penderita penyakit lupus terus bertambah.
Jenis Penyakit Lupus
Penyakit lupus ini memiliki tiga bentuk, yaitu Cutaneus Lupus, Systemic Lupus Erythematosus (SLE), dan Drug Induced Lupus (DIL). Cutaneus Lupus sering disebut discoid. Penyakit lupus ini mempengaruhi kulit. Systemic Lupus Erythematosus (SLE) menginfeksi organ tubuh seperti kulit, persendian, paru-paru, darah, pembuluh darah, ginjal, jantung, hati, otak, dan syaraf. Drug Induced Lupus (DIL) terjadi karena penggunaan obat-obatan tertentu.
Penderita penyakit lupus sering disebut odipus (orang hidup dengan lupus). Para penderita penyakit lupus akan menghidari hal-hal yang mengakibatkan penyakitnya kambuh. Berikut ini hal-hal yang dihindari para odipus.
• Stres.
• Menjaga tubuh agar tidak terkena matahari secara langsung.
• Mengurangi beban kerja.
• Menghindari penggunaan obat tertentu.
Para penderita penyakit lupus dapat memeriksakaan diri ke dokter-dokter pemerhati penyakit lupus. Khususnya, dokter spesialis penyakit hematologi, rheumatologi, ginjal, hipertensi, alergi imunologi. Penyakit lupus dapat tertanggulangi dengan berobat dengan teratur dan minum obat teratur yang diberikan oleh dokter (biasanya, obat diminum seumur hidup) sehingga odipus dapat hidup layaknya orang normal.
Gejala Penyakit Lupus
Gejala-gejala penyakit lupus dikenal sebagai Lupus Eritomatosus Sistemik (LES) alias Lupus. Eritomatosus artinya kemerahan, sedangkan sistemik bermakna menyebar luas keberbagai organ tubuh. Istilahnya disebut LES atau Lupus. Gejala-gejala penyakit lupus yang umum dijumpai adalah:
1. Kulit yang mudah gosong akibat sinar matahari serta timbulnya gangguan pencernaan.
2. Gejala umum penyakit lupus penderita sering merasa lemah, kelelahan yang berlebihan, demam dan pegal-pegal. Gejala ini terutama didapatkan pada masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.
3. Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip kupu-kupu. Kadang disebut (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang bersisik. Melihat banyaknya gejala penyakit lupus, maka wanita yang sudah terserang dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap Penyakit Lupus.
4. Anemia yang diakibatkan oleh sel-sel darah merah yang dihancurkan oleh penyakit lupus ini
5. Rambut yang sering rontok dan rasa lelah yang berlebihan
Penyakit Lupus bisa dicegah dengan:
1. Mengurangi kontak dengan sinar matahari
2. Menerapkan hidup sehat dan menghindarkan diri dari stres
3. Tidak merokok
4. Berolahraga secara teratur
5. Melakukan diet nutrisi
Penyebab Penyakit Lupus
Hingga saat ini penyebab Penyakit Lupus belum diketahui secara pasti. Ada beberapa kemungkinan penyebab penyakit lupus yaitu :
• Faktor lingkungan. Misalnya : infeksi, cahaya ultraviolet (matahari), stres dll.
• Faktor genetik. Kemungkinan penyakit lupus diturunkan sangatlah kecil.
• Faktor hormon. Belum diketahui jenis hormon penyebab penyakit lupus pada perempuan, tetapi risiko timbulnya penyakit lupus pada perempuan dewasa usia subur adalah delapan kali lebih tinggi dibanding laki-laki dewasa.
• Faktor sinar matahari. Diperkirakan sinar matahari yang memancarkan sinar ultraviolet dapat merangsang peningkatan hormon estrogen sehingga mempermudah terjadiya reaksi autoimmun. Teriknya sinar matahari merupakan salah satu faktor pencetus penyakit lupus.

APAKAH ASAM URAT ITU ??

Yang dimaksud dengan asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah.
Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Dengan kata lain, dalam tubuh makhluk hidup terdapat zat purin ini, lalu karena kita memakan makhluk hidup tersebut, maka zat purin tersebut berpindah ke dalam tubuh kita. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu.
Normalnya, asam urat ini akan dikeluarkan dalam tubuh melalui feses (kotoran) dan urin, tetapi karena ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang ada menyebabkan kadarnya meningkat dalam tubuh. Hal lain yang dapat meningkatkan kadar asam urat adalah kita terlalu banyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung banyak purin. Asam urat yang berlebih selanjutnya akan terkumpul pada persendian sehingga menyebabkan rasa nyeri atau bengkak.
Penderita asam urat setelah menjalani pengobatan yang tepat dapat diobati sehingga kadar asam urat dalam tubuhnya kembali normal. Tapi karena dalam tubuhnya ada potensi penumpukan asam urat, maka disarankan agar mengontrol makanan yang dikonsumsi sehingga dapat menghindari makanan yang banyak mengandung purin.
Adapun Gejala Asam Urat itu sendiri dapat berupa :
• Kesemutan dan linu
• Nyeri terutama malam hari atau pagi hari saat bangun tidur
• Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan,
panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.

Solusi untuk dapat Mengatasi Asam Urat
• Melakukan pengobatan hingga kadar asam urat kembali normal.
Kadar normalnya adalah 2.4 hingga 6 untuk wanita dan 3.0
hingga 7 untuk pria.
• Kontrol makanan yang dikonsumsi.
• Banyak minum air putih. Dengan banyak minum air putih, kita
dapat membantu membuang purin yang ada dalam tubuh.

Makanan yang Dihindari (mengandung banyak purin)berupa :
• Lauk pauk seperti jeroan, hati, ginjal, limpa, babat, usus,
paru dan otak.
• Makanan laut seperti udang, kerang, cumi, kepiting.
• Makanan kaleng seperi kornet dan sarden.
• Daging, telur, kaldu atau kuah daging yang kental.
• Kacang-kacangan seperti kacang kedelai (termasuk hasil
olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang
tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping.
• Sayuran seperti daun bayam, kangkung, daun singkong,
asparagus, kembang kol, buncis.
• Buah-buahan seperti durian, alpukat, nanas, air kelapa.
• Minuman dan makanan yang mengandung alkohol seperti bir,
wiski, anggur, tape, tuak.

” SEMOGA INFORMASI INI BERMANFAAT…^_^ ”