Archive for Juli 5th, 2011

Semut dan Belalang

Pada siang hari di akhir musim gugur, satu keluarga semut yang telah bekerja keras sepanjang musim panas untuk mengumpulkan makanan, mengeringkan butiran-butiran gandum yang telah mereka kumpulkan selama musim panas. Saat itu seekor belalang yang kelaparan, dengan sebuah biola di tangannya datang dan memohon dengan sangat agar keluarga semut itu memberikan sedikit makan untuk dirinya.

“Apa!” teriak sang Semut dengan terkejut, “tidakkah kamu telah mengumpulkan dan menyiapkan makanan untuk musim dingin yang akan datang ini? Selama ini apa saja yang kamu lakukan sepanjang musim panas?”

“Saya tidak mempunyai waktu untuk mengumpulkan makanan,” keluh sang Belalang; “Saya sangat sibuk membuat lagu, dan sebelum saya sadari, musim panas pun telah berlalu.”

Semut tersebut kemudian mengangkat bahunya karena merasa gusar.

“Membuat lagu katamu ya?” kata sang Semut, “Baiklah, sekarang setelah lagu tersebut telah kamu selesaikan pada musim panas, sekarang saatnya kamu menari!” Kemudian semut-semut tersebut membalikkan badan dan melanjutkan pekerjaan mereka tanpa memperdulikan sang Belalang lagi.

Dikutip dari cerita kecil Aesop

Pesan yang didapat dari didongeng ini;

;Ada saatnya untuk bekerja dan ada saatnya untuk bermain”‘

Seragam Resmi Dharmayukti Karini

Sehubungan bertambahnya anggota baru Dharmayukti Karini di Provinsi Sumatera Selatan, maka Pengurus Daerah merasa perlu mensosialisasikan kembali tentang  Seragam Resmi Dharmayukti Karini, sebagai berikut :

1.      Terdiri dari 3 (tiga) bagian, yaitu :

  1. Bagian atas         : Blazer Lengan Panjang
  2. Bagian bawah    : Rok Span, panjang Rok 10 cm di bawah lutut
  3. Blouse

2.      Warna

  1. Blazer dan Rok  : Hijau Dharmayukti Karini
  2. Blouse                  : Hijau Pupus

3.      Model 

  1. Rok                        : Span
  2. Blouse                  : Leher Bulat, berlengan pendek

Catatan : Bagi yang berbusana muslim, panjang rok menyesuaikan. Bahan dan warna kerudung , sama dengan warna blouse.

4.      Kelengkapan 

1. Tas dan Sepatu warna hitam

2. Mengenakan lencana di dada sebelah kiri

5.      Penggunaan

  1. Menghadiri Acara Resmi, antara lain :

–          Acara peringatan HUT Dharmayukti Karini

–          Pelantikan Ketua / Pengurus Dharmayukti Karini

–          Upacara Bendera /Memperingati Hari Besar Nasional

2. Mewakili Dharmayukti Karini, yang ketentuannya harus memakai seragam resmi (sesuai dengan undangan)

3. Menghadiri undangan dari organisasi lain, atau acara lain sesuai yang tertera dalam undangan.

4. Di lingkungan kerja, sesuai dengan kesepakatan dalam lingkungan masing-masing.

Sumber Data :

Buku Pedoman Organisasi dan Administrasi Dharmayukti Karini Tahun 2007


Dua Ekor Kambing

Dua Ekor Kambing

Aesop

Dua ekor kambingDua ekor kambing berjalan dengan gagahnya dari arah yang berlawanan di sebuah pegunungan yang curam, saat itu secara kebetulan mereka secara bersamaan masing-masing tiba di tepi jurang yang dibawahnya mengalir air sungai yang sangat deras. Sebuah pohon yang jatuh, telah dijadikan jembatan untuk menyebrangi jurang tersebut. Pohon yang dijadikan jembatan tersebut sangatlah kecil sehingga tidak dapat dilalui secara bersamaan oleh dua ekor tupai dengan selamat, apalagi oleh dua ekor kambing. Jembatan yang sangat kecil itu akan membuat orang yang paling berani pun akan menjadi ketakutan. Tetapi kedua kambing tersebut tidak merasa ketakutan. Rasa sombong dan harga diri mereka tidak membiarkan mereka untuk mengalah dan memberikan jalan terlebih dahulu kepada kambing lainnya.

Saat salah satu kambing menapakkan kakinya ke jembatan itu, kambing yang lainnya pun tidak mau mengalah dan juga menapakkan kakinya ke jembatan tersebut. Akhirnya keduanya bertemu di tengah-tengah jembatan. Keduanya masih tidak mau mengalah dan malahan saling mendorong dengan tanduk mereka sehingga kedua kambing tersebut akhirnya jatuh ke dalam jurang dan ters